HomeKarir setelah Kuliah Cerita setelah Lulus SMK Monday, 17 April 2017 Cerita setelah Lulus SMK Arreza MP April 17, 2017 Karir setelah Kuliah Comment bagaimana memilih karir setelah kuliah, lulus sma kerja di bank, lulus smk kerja di bank, lulus kuliah kerja di bank, karir setelah kuliah, lulus kuliah kerja di bankCerita Alumni SMK Dari SMK Tata Boga ke Sekolah Tinggi Ilmu Komputer, Nur Ali Akbar As we all know, pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan SMK mempersiapkan siswa/i untuk langsung terjun ke dunia kerja setelah lulus sekolah. Tapi, ternyata nggak sedikit lulusan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi alias berkuliah. Yuk, simak pengalaman mereka! Gaes, meet Nur Ali Akbar, seorang lulusan SMK jurusan Tata Boga yang akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kuliah ke S1 ke jurusan yang sama sekali berbeda dengan masa SMK, yaitu Ilmu Komputer. Halo, Ali. Dulu sekolah di SMK mana dan ambil jurusan apa? "Dulu sekolah di SMK Negeri 57 Jakarta. Karena SMKN 57 adalah rumpun Pariwisata, pas kelas 1 belum penjurusan, masih umum soal dasar-dasar ilmu Perhotelan dan Food and Beverage atau Tata Boga. Begitu kelas 2, gue memilih jurusan Tata Boga." Apa aja yang dipelajari di SMK jurusan Tata Boga? "Belajar tentang hospitality terkait pelayanan prima dari dunia Perhotelan dan Tata Boga. Kita belajar teori dan praktek sebagai bartender, chef di hot kitchen memasak makanan umum, chef di bagian pastry membuat roti, pizza dan kue. Sejak sekolah, semua diajarkan sesuai dengan standar hotel berbintang pada umumnya. Ruang praktek juga disulap sedemikian rupa menyerupai ruang kerja asli di hotel atau dapur." Kenapa dulu memutuskan untuk masuk SMK dibanding SMA? "Supaya bisa langsung kerja, dong." Setelah lulus SMK, kamu melanjutkan kuliah ke mana dan ambil jurusan apa? "Gue nggak langsung melanjutkan kuliah. Setelah lulus SMK Tata Boga, gue sempat bekerja selama empat tahun di berbagai tempat, seperti hotel, café, dan restoran. Pendidikan yang gue dapat di SMK benar-benar bermanfaat. Kalau kita belajar dengan serius di SMK, kita bisa langsung kerja, kok. Meskipun tentu aja bekerja nggak langsung mulai dengan posisi tinggi. Setelah tabungan cukup, baru deh, gue kuliah di STMIK Jakarta STI&K, mengambil jurusan Ilmu Komputer." Apa alasan kamu mengambil jurusan yang sama sekali berbeda dengan masa SMK? Merasa sia-sia, nggak sih, ilmu yang didapat ketika SMK? "Gue merasa zaman sekarang ini segala sesuatu berkaitan dengan komputer. Meskipun jurusan ini merupakan dunia baru bagi gue, tapi gue harus bisa menguasainya, karena ini teknologi komputer tuntutan zaman. Kalau ilmu Tata Boga di SMK tentunya selalu bermanfaat. Soalnya dalam kehidupan sehari-hari, kita juga dekat dengan dunia makanan dan memasak. Meskipun cowok, bisa masak dan tahu soal bahan-bahan masakan bisa jadi nilai plus juga." Waktu kuliah, merasa canggung atau minder nggak dengan lulusan dari SMA? "Nggak canggung sih, tapi gue memang merasa "lucu". Soalnya, kebanyakan yang masuk kuliah anak-anak lulusan SMA. Selain itu, karena gap year gue empat tahun bekerja dulu, gue jadi satu kampus sama angkatan yang jauh lebih muda. Untungnya, gue cuek aja bergaul dengan mereka. Kita toh sama-sama mencari ilmu. Nggak usah merasa berbeda." Ada kendala nggak pas ujian masuk kuliah? Mengingat lulusan SMK nggak banyak pelajaran normatif dan adaptif? "Nggak ada kendala khusus. Begitu mau ujian masuk, ya kita belajar dari buku. Karena waktu itu gue merasa buku gue kurang, gue rajin mencari pengetahuan soal dasar-dasar komputer lewat Google dan Youtube." Siapa, sih, yang paling menginspirasi kamu di masa sekolah dan kuliah? Terutama untuk jurusan yang kamu ambil. "Ibu dan nenek. Mereka berdua perempuan pejuang buat gue. Makanya setelah SMK, gue nggak mau menyia-nyiakan pendidikan dan langsung bekerja lalu kuliah." Tips buat teman-teman SMK yang mau kuliah? "Di SMK, kita belajar kemampuan. Karena lebih banyak kemampuan, ilmu yang sifatnya pengetahuan umum harus digali sendiri. Perbanyak kegiatan membaca. Jangan takut berkorban. Prinsip gue, nggak ada kemenangan tanpa pengorbanan." Sumber gambar Kehidupan SMK yang penuh cerita, kwan-kawan yang sejalan yg ingin berjuang menata kehidupan mendatang melalui jalan dan prinsip masing-masing Setelah lulus dari SMK pun bisa langsung bekerja di perusahaan; Jika pun ingin melanjutkan ke bangku perguruan tinggi juga bisa; Diposting 25th February 2012 oleh Anonymous. 0 Tambahkan komentar SMK merupakan sekolah negeri yang dibentuk secara khusus oleh pemerintah untuk menunjang peserta didik melalui standar kompetensi kerja. Tujuannya, agar setelah lulus maka mereka sudah siap untuk bekerja. Namun, di era pandemi yang mana mencari kerja saja susah, tentu banyak lulusan SMK yang bingung menentukan rencana kedepannya. Maka dari itu, di kesempatan kali ini kami ingin berbagi informasi seputar contoh rencana setelah lulus SMK khusus untuk kalian. Nah, bila kalian bingung setelah lulus SMK mau melanjutkan ke mana, maka silakan simak 11 hal yang dapat kalian lakukan begitu lulus SMK berikut ini 1. Melanjutkan Kuliah Untuk meningkatkan skill dan pengetahuan yang kalian miliki, maka pilihan terbaik yang bisa dilakukan ialah dengan melanjutkan kuliah baik ke universitas maupun perguruan tinggi negeri / swasta. Saat ini, banyak sekali program beasiswa baik dari pemerintah maupun dari pihak swasta yang memungkinkan bagi calon mahasiswa yang berprestasi untuk mendapatkan keringanan biaya menempuh kuliah. Nah, berikut ini kiat-kiat yang bisa kalian lakukan jika ingin kuliah setelah lulus SMK Pilih jurusan yang sesuai dengan saat kalian SMKTentukan apakah ingin masuk diploma atau S1Perhatikan kampus yang ingin kalian tempatiPerhitungkan biaya hidup selama kuliah 2. Bekerja di Suatu Perusahaan Apabila kuliah tidak memungkinkan bagi kalian karena kondisi ekonomi keluarga yang memaksa harus segera bekerja, maka tentunya tidak ada pilihan lain selain harus bekerja di suatu perusahaan. Sebagai lulusan SMK, sebenarnya yang kalian butuhkan pertama kali saat bekerja adalah pengalaman. Jadi, kalian tidak perlu memilah milah mana perusahaan yang mampu menggaji dengan besar dan mana yang tidak. Terlebih, saat ini persaingan dunia kerja sangatlah ketat. Jika kalian melewatkan peluang yang ada, maka kesempatan itu akan hilang dan tak akan datang kembali. Karena itu, begitu kalian diterima kerja di salah satu perusahaan maka terima saja sebagai salah satu cara untuk mendapatkan pengalaman. 3. Memulai Bisnis & Wirausaha Bagi yang punya ide-ide bisnis menarik, maka tak ada salahnya menuangkannya ke dalam proyek bisnis atau wirausaha. Kalian bisa memulai bisnis kecil-kecilan terlebih dahulu untuk mendapatkan pengalaman berbisnis. Jika mulai berkembang, maka bisa mulai scale up untuk meraih profit yang lebih besar. Bisnis yang kalian pilih bisa bisnis online maupun bisnis offline. Keduanya bagus, hanya saja masing-masing punya perbedaan yang spesifik, berikut diantaranya PerbedaanBisnis OnlineBisnis OfflineModalBisa dimulai dari modal yang relatif kecilUmumnya membutuhkan modal yang besarPemasaranMenjangkau pemasaran yang lebih luas dan lebih tertargetPemasaran terbatas, kecuali menggunakan pemasaran onlineTempatTidak butuh tempat khusus karena hanya dilakukan via onlineButuh kantor atau tempat khusus agar proses pengerjaan bisa jalanWaktuTidak terikat oleh waktu sehingga bisa dilakukan kapan pun di mana punWaktu lebih terbatas mengikuti jam kerja dan hari libur nasionalTenaga kerjaLebih sedikit, bersifat remotable yang bisa dilakukan dari rumah masing-masingLebih banyak tenaga kerja dan belum tentu bersifat remotableStrategiButuh strategi bisnis yang tepat agar produk dapat bersaingStrategi bisnis tetap dibutuhkan namun tidak seakurat bisnis onlineProfitabilitasTingkat profitabilitasnya lebih besar, namun risiko kerugiannya pun besarProfitabilitas lebih kecil, namun risiko lebih stabilPembayaranSistem pembayaran yang digunakan sangat bervariasiUmumnya hanya menerima pembayaran via cash atau tunai 4. Mengikuti Kursus & Pelatihan Saat ini, banyak sekali LSP yang menyediakan kursus dan pelatihan yang nantinya akan dibutuhkan secara langsung dalam dunia kerja. Pemerintah pun membuat semacam balai pelatihan khusus yang disebut sebagai BLK yang mewadahi masyarakat dalam mempelajari ketrampilan khusus yang mana bisa digunakan untuk berwirausaha sendiri maupun untuk sertifikat kompetensi seperti Sertifikasi profesi clusterSertifikasi profesi unit komptensiSertifikasi profesi kualifikasi okupasi nasionalSertifikasi profesi okupansiSertifikasi profesi KKNI 5. Jalani Hobi dan Minat Salah satu contoh rencana setelah lulus SMK yang jarang dipikirkan banyak orang ialah menjalani hobi dan minat yang mereka miliki. Setiap individu tentu punya hobi dan minatnya masing-masing, tentu kalian pun memilikinya bukan? Jadi, daripada menganggur tak melakukan apa-apa, maka alangkah baiknya untuk mencoba menjalani hobi dan minat yang kalian miliki seperti bernyanyi, menggambar, olahraga, menulis, atau hobi lainnya. Bisa jadi, hobi ini nantinya akan menjadi jalur kesuksesan kalian ke depannya. Karena tidak ada yang tak mungkin bukan? Contoh Rencana Setelah Lulus SMK 6. Menempuh Sekolah Kedinasan Sekolah pemerintah ialah akademi kedinasan yang dibentuk oleh pemerintah yang mana peserta yang lolos seleksi dapat langsung menjadi PNS. Walaupun mahal, namun sekolah kedinasan ini justru banyak diburu banyak orang karena prospeknya jelas. Nah berikut ini beberapa contoh akademi kedinasan populer di Indonesia AKPOLSTINSTANSSNSTMKGSTISIPDNPoltekim PoltekipSekolah Kedinasan Kemehub 7. Ikut Program Magang / Internship Bagi perusahaan besar, jarang sekali menerima anak fresh graduate bahkan untuk bagian posisi yang rendah sekalipun. Hal ini dikarenakan mereka mensyaratkan pengalaman kerja minimal beberapa bulan hingga beberapa tahun agar dapat diterima kerja. Karena itu, kami sarankan untuk mencoba mengikuti kegiatan magang atau internship terlebih dahulu untuk mendapatkan pengalaman kerja. 8. Menikah dan Berumah Tangga Jika sewaktu SMK sudah punya pasangan dan ingin segera berumah tangga begitu lulus sekolah, maka tak ada salahnya untuk menikah dan berumah tangga dengan pasangan kalian. Namun, kalian pun harus memahami kehidupan setelah menikah itu berat dan penuh cobaan. Jadi kami sarankan bagi kalian untuk sudah memiliki pondasi yang cukup seperti Penghasilan tetap pastikan untuk sudah memiliki penghasilan tetap sebagai salah satu pondasi ekonomi rumah tangga kalian. Penghasilan ini bisa kalian dapatkan dari pekerjaan ataupun tinggal setelah menikah berencana tetap tinggal di rumah orang tua? Memang orang tua kalian tidak keberatan, namun saat kalian memiliki anak tentu mereka akan ikut kesulitan dan yang kuat berkeluarga tentu butuh mental yang kuat agar bisa menghadapi cobaan yang selalu menimpanya setiap saat. 9. Gabung Militer Komponen Cadangan TNI Di beberapa negera, mereka memperbolehkan warganya untuk bergabung secara sukarela melalui sistem wajib militer maupun dengan cara mendapatkan bayaran khusus. Nah di Indonesia, jika kalian ingin sukarela bergabung ke dalam pasukan militer maka dapat bergabung menjadi komcad TNI yang merupakan komponen cadangan yang dibutuhkan saat darurat militer. Walaupun termasuk program sukarela, namun program ini sangat membantu kalian yang belum dapat pekerjaan ataupun belum punya rencana apapun setelah lulus SMK. 10. Gabung Komunitas dan Bersosialisasi Bergabung dengan klub, komunitas, dan bersosialisasi dengan lingkungan masyarakat merupakan pilihan yang bagus untuk kalian yang belum punya kesibukan apapun. Misalnya ikut komunitas motor trail, klub pendaki gunung, komunitas sepeda, ataupun ikut karang taruna di lokasi tempat tinggal kalian masing-masing. 11. Sukarelawan Terakhir, kalian bisa mencoba bergabung menjadi sukarelawan. Selain dapat pahala, nantinya kalian kepuasan tersendiri yang tidak akan kalian dapatkan dengan cara apapun. Inilah contoh sukarelawan yang bisa kalian pilih Relawan konservasi lingkunganRelawan edukasiRelawan kesehatanRelawan musibah dan bencanaRelawan militerRelawan humanisRelawan administrasi Itulah beragam contoh rencana setelah lulus SMK yang mungkin bisa kalian terapkan begitu lulus SMK. Semoga bermanfaat dan sampai bertemu lagi di artikel yang akan datang! SaptoAfr An engineer who loves to write about education, lifestyle, tech stuff and popular sciences. CP Tweet FB IG LP3Iyakin kompetensi, pengalaman, dan koneksi adalah kunci utama membangun karier cerah di masa depan. Semua berawal dari pemilihan tempat kuliah tepat dan cepat kerja yang bisa jadi kendaraan kamu meraih kesuksesan. Nah, itulah 5 planning setelah lulus SMA yang bisa kamu pertimbangkan. Mana pun keputusan akhirmu, pastikan sudah sesuai dengan
– Masa SMK adalah masa yang sangat menentukan, dimana kita akan melangkah kedepan nantinya. Tetapi terlalu banyak anak muda sekarang ini yang terlalu asik menjalani dan menghabiskan masa sekolahnya dengan hanya bersenang-senang. Sebenarnya tidak ada salahnya bersenang-senang di masa SMK, toh cuma sekali dalam seumur hidup, tetapi yang perlu diperhatikan bukan semua waktu luang yang ada pada saat SMK digunakan hanya untuk memenuhi hasrat jiwa muda yang ingin bebas tetapi juga melakukan kegiatan yang akan bermanfaat kedepannya suatu saat nanti. Tentunaya sikap dan perbuatan yang dilakukan pada saat masa SMK juga akan sangat berpengaruh di masa yang akan mendatang nantinya. rasanya memang bukan saat ini, tetapi jika anda mengunakan waktu luang pada saat SMK untuk kegiatan yang baik bagi masa depan anda, tentunya hasil tidak akan pernah berbohong. Keberuntungan memang nyata adanya tapi usaha selalu menghasilkan perubahan. Bagi anda yang pada saat ini sedang beranjak untuk menentukan kemana anda akan pergi setelah lulus SMK nantinya sebenarnya terdapat beberapa pilihan yang dapat anda lakukan untuk melangkah maju kedepan dan merasakan menjadi orang dewasa A. KULIAH Kuliah di PTN memang tidak dikhususkan bagi seorang yang merupakan lulusan dari SMK, perlu anda ketahui sedikit pengalam saya akan sampaikan bahwa siswa SMK mungkin akan lebih sulit untuk meneruskan di PTN karena memang lulusan SMK lebih diprioritaskan melangkah ke dunia kerja. SMK memiliki pengalaman magang serta praktik dalam kegiatan yang menyinggung dunia kerja lebih banyak dibandingkan dengan anak SMA, mungkin itu yang membuat anak SMK lebih sedikit untuk di terima di PTN entah karena kualitas pembelajaran SMK SMA yang berbeda tetapi dari sepengetahuan saya serta teman-teman yang dulu ikut mendaftar untuk meneruskan memilih kuliah hanya sedikit yang akhirnya diterima untuk bisa melanjutkan pendidikan di PTN yang dininginkan. Hal lain yang anda perlu ketahui juga anda perlu mempersiapkan kebutuhan dana untuk membiayai anda dalam melanjutkan untuk Kuliah. Tidak punya biaya, masih ada alternatif lain seperti Bidikmisi yang akan mempermudah anda dalam urusan ekonomi tetapi disini anda akan mendapatkan saingan berupa anak berprestasi, “Jangan patah semangat di coba dulu aja, tunjukan bahwa anda BISA“. Mungkin bagi anda ah’ kuliah sekarang sangat murah masa begitu saja tidak bisa? lebay luhhh’, mungkin terpikir dibenak anda untuk mengatakan saya seperti itu, tetapi untuk sebagian orang memang terdapat anak yang kurang mampu baik secara Finansial dan Prestasi. Kuliah sambil kerja, jika itu pilihan anda silahkah jika anda siap dan itu sangat baik’ tapi selalu ingat dengan konsekuensi yang ada, konsisten kinerja baik serta optimal dalam pendidikan. Tapi mau apa lagi’ menyalahkan keadaan dan bilang oh’ betapa malangnya nasibku… TEGAS!!!. GAGAL coba lagi, masih GAGAL ganti cara tetap cara yang berkah Tetap GAGAL cari yang lain . 1. SNMPTN RONDE 1 Saya pernah mengikuti seleksi SNMPTN dengan jalur BidikMisi dengan nilai yang diatas rata-rata anak SMA pada saat itu tetapi hasilnya saya dikalahkan dengan nilai pelajaran anak SMA yang lebih rendah dari saya. Ataukah memang pelajaran umum anak SMK Matematika Bahasa IPS Sains dan lain sebagainya lebih mudah dari pelajaran anak SMA? ntah saya juga kurang tau dan tidak mau tau. Ataukah saya yang salah memilih jurusan dalam PTN, ntahlah yang saya tau hanya melangkah kedepan dan menerima kekalahan. Mau coba lagi taun depan? silahkan tidak ada yang melarang. 2. SBMPTN RONDE 2 Jalur SBMPTN masih ada, bermodal dengan belajar pembahasan soal SBMPTN dari Internet dengan memanfaatkan BidikMisi yang membuat biaya test menjadi gratis saya sangat semangat dan penuh percaya diri untuk dapat menjawab semua pertanyaan dari SAINTEK serta SOSHUM. Walaupun jauh dan tidak tau lokasinya saya nekat berangkat naek angkutan umum, lokasinya cukup jauh berhubung rumah saya ada di desa. 2 Kali naik angkutan umum saya jalani, sampai disana ternyata masih perlu jalan kaki yang lumayan jauh. Untung ada orang yang baik hati memberikan tumpangan. Saat test dimulai dan saya buka lembar soalnya Na’as hanya doa yang mampu saya penjatkan saat itu. Dengan pengetahuan seadanya saya jawab soal dengan penuh ikhlas dalam diri saya. Dan tentunya saya gagal di babak SBMPTN ini, ahh… legowo aja’ mungkin ada hikmah dibalik semua ini. Toh sudah berjuang sebaik mungkin yang saya bisa. Memang ada babak selanjutnya, tetapi saya putuskan sudah cukup sampai disini … B. KERJA Pilihan ini memang cocok untuk saya yang berasal dari keluarga kurang mampu, serta saya sendiri yang kurang berprestasi untuk bisa menggapai ilmu yang lebih banyak melalui kuliah. Jika anda atau keluarga anda memiliki kenalan yang mempu untuk mencarikan kerja di tempat yang bagus mungkin itu baik untuk anda. Tetapi saya tidak memiliki kenalan yang mempu mencarikan kerja di tempat yang berkualitas. Ada banyak kenalan orang tua tetapi jika begitu saya tidak ingin hanya karena kenalan jadi memudahkan saya untuk bekerja di perusahaan yang berkualitas, hal tersebut bagi saya tidak memberikan pengalaman yang baik untuk masa depan nantinya. Saya putuskan untuk mencari kerja sendiri, berhubung rumah saya jauh dari teman SMK saya selalu mencari kerja dengan berjalan kaki dari Kawasan Industri untuk menemukan perusahaan yang bersedia menerima sorang anak lulusan SMK yang belum memiliki pengalaman apapun kecuali magang. Terdapat banyak syarat yang digunakan persuahaan untuk menerima karyawan kerja, dan hal tersebut memang bukan mengapa, toh mereka juga mencari yangterbaik dapat diandalkan untuk meningkatkan persuahaan yang mereka kelola. Jadi bagi anda yang akan meneruskan ke dunia kerja dengan mencari pekerjaan sendiri jangan teralu berharap untuk mendapatkan posisi yang istimewa. Berharap memang boleh, tetapi jika tidak sesuai harapan jangan kecewa dengan kecewa yang begitu mendalam, tetap semangat untuk menjalani apa yang ada. Dari berbagai perusahaan ada yang meminta menimal sudah berpengalman dalam bidangnya selama satu tahun dan ada juga yang harus lulusa D3 ataupun yang lainnya. Sangat sedikit yang menerima hanya cap label Fresh Graduate dan itupun dengan posisi yang tidak tepat serta dengan gaji dan fasilitas yang sangat minim. Apa boleh dibuat, jika itu cukup bagus untuk kita maka terima dengan ikhlas, tetapi jika itu terlalu merugikan kita maka berusahalah mencari yang lebih baik. Saya mendapatkan pekerjaan setelah sekitar 8 kali melamar kerja di perusahaan, kendala tidak memiliki sarana transportasi yang mendukung seperti motor bukan sebuah halangan untuk terus melangkah ada kesempatan yang lebih baik, maka jangan sia-siakan kesempatan yang ada dengan cara yang baik pula. ” GO Ahead, And Face Like A Man “ A. KULIAH1. SNMPTN RONDE 12. SBMPTN RONDE 2B. KERJA
Kelebihanlainnya adalah jaminan kerja setelah lulus. Namun jangan lupa, kalian harus melalui seleksi yang ketat agar diterima. Bahkan sistem Drop out (DO) masih diterapkan di PKN STAN. Sebagai catatan, saat ini hanya bisa mendaftar di satu sekolah ikatan dinas. Jika kalian sudah mendaftar di PKN STAN.
404 Not Found - NotFoundHttpException 1 linked Exception ResourceNotFoundException » [2/2] NotFoundHttpException No route found for "GET /Top-macam-investasi-65fnlqwc" [1/2] ResourceNotFoundException Logs Stack Trace Plain Text
. 375 103 94 186 243 84 8 19