Fibiger Mattias. "Conspiracy as Foreign Policy: A Review of Greg Poulgrain's The Incubus of Intervention: Conflicting Indonesia Strategies of John F. Kennedy and Allen Dulles." Inside Indonesia 123 (January-March 2016).
Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru lainnya. Satu lagi film nasional Indonesia terbaru karya Hanung Bramantyo "THE GIFT", Film ini mengisahkan tentang Tiana Ayushita Nugraha, seorang novelis yang jatuh cinta pada Harun Reza Rahardian, lelaki dengan penglihatan yang tak sempurna tepat di hari ulang tahunnya yang ketiga puluh. Namun Tiana tidak tahu bahwa seorang teman masa kecilnya, Arie Dion Wiyoko, yang kini bekerja sebagai dokter bedah, akan melamarnya di hari yang sama. Apa yang terjadi setelahnya adalah tiga manusia berupaya memaknai ulang arti cinta dan kelumpuhan manusia. The Gift berhasil masuk sebagai salah satu film yang mendapat undangan khusus untuk tampil di Jogja-NETPAC Asian Film Festival JAFF yang ke 12 dan akan tayang di bioskop akhir maret 2018 ini. Source sinopsis bisa dilihat di website resminya 20-02-2018 1019 Diubah oleh bhumiqu 20-02-2018 1024 Judulnya sama kayaknya filmnya si Jason Bateman 22-02-2018 0932 KASKUS Maniac Posts 5,206 Reja lagi Reja lagi hahahahaa boseen boseeen 06-03-2018 1038 Reza Rahadian again... 21-04-2018 1611 Kaskus Addict Posts 3,334 Maaf, adakah aktor selain reza rahadian??? 21-04-2018 2028 Kaskus Addict Posts 2,046 reza ohh reza.... wkwkwk bosennn 21-04-2018 2154 Kaskus Addict Posts 2,049 film hanung sih biasanya ada keunikan nya gan 14-05-2018 1816 cinta segitiga ya? sprtny menarik. lbh menarik kl mas reza diganti aktor lain. 17-05-2018 0839 Kaskus Addict Posts 2,645 Sutradara nya si mas Hanung. dan... Aktor nya Reza again !!! sudahkuduga gagalpaham tepar 21-05-2018 1048 belm ada yg review nh 24-05-2018 2130 KASKUS Addict Posts 2,232 QuoteOriginal Posted By kuminitsuâ–șbelm ada yg review nh Oke ane kasih review gan Film ini kabarnya dibuat sesuai dengan keinginan Hanung Tanpa ada tekanan atau masukan dari produser Katanya Memang terasa agak beda dengan karya Hanung sebelum2nya yang menampilkan adegan dramatis menguras emosi atau air mata penonton disertai iringan musik melankolis plus bombastis Untuk film The Gift ini musik nya lebih kalem dan tenang Alurnya pun santai dan perlahan Mengingatkan sama film2 art yang segmented Tapi film The Gift lebih enak dan mudah diikuti pastinya Waktu liat trailernya ane sempet mikir kenapa pemeran utama wanita nya harus Ayu Shita? Kenapa ga artis lain yang lebih cantik dan komersil Ternyata sutradara memang ga salah pilih Akting Ayu Shita bagus dan bisa mengimbangi Reza Rahadian yang ga perlu diragukan lagi Seandainya film ini dibintangi oleh aktor dan aktris berakting kacrut entah apa jadinya 7,5/10 Salah satu film drama terbaik 2017-2018 versi ane Ga perlu bawa tissue buat yang gampang mewek Karena emang ga bikin sedih berlebihan Film ini ga seperti drama karya Hanung lain layaknya Ayat Ayat Cinta, Rudi Habibi, atau Surga tak dirindukan 2 26-05-2018 1158 QuoteOriginal Posted By AwanRainâ–șOke ane kasih review gan Film ini kabarnya dibuat sesuai dengan keinginan Hanung Tanpa ada tekanan atau masukan dari produser Katanya Memang terasa agak beda dengan karya Hanung sebelum2nya yang menampilkan adegan dramatis menguras emosi atau air mata penonton disertai iringan musik melankolis plus bombastis Untuk film The Gift ini musik nya lebih kalem dan tenang Alurnya pun santai dan perlahan Mengingatkan sama film2 art yang segmented Tapi film The Gift lebih enak dan mudah diikuti pastinya Waktu liat trailernya ane sempet mikir kenapa pemeran utama wanita nya harus Ayu Shita? Kenapa ga artis lain yang lebih cantik dan komersil Ternyata sutradara memang ga salah pilih Akting Ayu Shita bagus dan bisa mengimbangi Reza Rahadian yang ga perlu diragukan lagi Seandainya film ini dibintangi oleh aktor dan aktris berakting kacrut entah apa jadinya 7,5/10 Salah satu film drama terbaik 2017-2018 versi ane Ga perlu bawa tissue buat yang gampang mewek Karena emang ga bikin sedih berlebihan Film ini ga seperti drama karya Hanung lain layaknya Ayat Ayat Cinta, Rudi Habibi, atau Surga tak dirindukan 2 mantab reviewny gan,cek kulkas ane kash ce ndol, nti malam mw nntn skeluarga nh,coz ane ga suka starwars jd nntn lokal aja 26-05-2018 1200 KASKUS Addict Posts 2,232 QuoteOriginal Posted By kuminitsuâ–ș mantab reviewny gan,cek kulkas ane kash ce ndol, nti malam mw nntn skeluarga nh,coz ane ga suka starwars jd nntn lokal aja Oke gan terima kasih Selamat nonton Sebelum turun layar Karena film ini kalah dari film horor Alas Pati yang edar bersamaan Jangan lupa kasih review nya Oh iya Setelah film berakhir Agan akan tau kenapa film ini dikasih judul The Gift 26-05-2018 1237 Aktivis Kaskus Posts 668 QuoteOriginal Posted By AwanRainâ–șOke ane kasih review gan Film ini kabarnya dibuat sesuai dengan keinginan Hanung Tanpa ada tekanan atau masukan dari produser Katanya Memang terasa agak beda dengan karya Hanung sebelum2nya yang menampilkan adegan dramatis menguras emosi atau air mata penonton disertai iringan musik melankolis plus bombastis Untuk film The Gift ini musik nya lebih kalem dan tenang Alurnya pun santai dan perlahan Mengingatkan sama film2 art yang segmented Tapi film The Gift lebih enak dan mudah diikuti pastinya Waktu liat trailernya ane sempet mikir kenapa pemeran utama wanita nya harus Ayu Shita? Kenapa ga artis lain yang lebih cantik dan komersil Ternyata sutradara memang ga salah pilih Akting Ayu Shita bagus dan bisa mengimbangi Reza Rahadian yang ga perlu diragukan lagi Seandainya film ini dibintangi oleh aktor dan aktris berakting kacrut entah apa jadinya 7,5/10 Salah satu film drama terbaik 2017-2018 versi ane Ga perlu bawa tissue buat yang gampang mewek Karena emang ga bikin sedih berlebihan Film ini ga seperti drama karya Hanung lain layaknya Ayat Ayat Cinta, Rudi Habibi, atau Surga tak dirindukan 2 kalo dibandingkan dengan film love for sale, lebih bagus mana gan? 26-05-2018 2109 KASKUS Addict Posts 2,232 QuoteOriginal Posted By 102â–ș kalo dibandingkan dengan film love for sale, lebih bagus mana gan? Love For Sale ane belom nonton gan Jadi ga bisa bandingin 27-05-2018 0836 Setuju gan, filmnya memang begitu ada adegan donor mata. ane langsung gk sregg sama ceritanya soalnya ane tau sedikit soal donor mata. gak bisa kita donor mata kalo pendonor belum Posted By AwanRainâ–ș Oke ane kasih review gan 27-05-2018 1522 KASKUS Addict Posts 2,232 QuoteOriginal Posted By darventâ–șSetuju gan, filmnya memang begitu ada adegan donor mata. ane langsung gk sregg sama ceritanya soalnya ane tau sedikit soal donor mata. gak bisa kita donor mata kalo pendonor belum mati. Iya Ane juga agak kurang sreg sama bagian itu. Walau udah dijelaskan oleh dokter bahwa itu perbuatan ilegal. 27-05-2018 1609 Hmm, moga sukses dh penjualannya. Ane skip dulu, kurang suka genre drama indo. 29-05-2018 1257 CEK JADWAL NIH FILM PAKE ANDROID Film Bioskop 05-06-2018 1442
GrandIndonesia Mall. 3. Mount Agung. Endless columns of trucks now transport 'lava sand' for construction projects throughout Eastern and South East Bali. 4. Waterbom Bali. A diverse range of slides with different thrills and spills to cater to all types of adrenaline junkie. 5.
- Hanung Bramantyo kembali membuat sebuah film drama berjudul The Gift, yang digarap bersama Seven Sunday Films. Film bergenre drama romantis ini kembali menampilkan aktor Reza Rahadian sebagai pemeran utama pria, sementara Ayushita Nugraha menjadi pemeran utama wanita. Selain itu, Dion Wiyoko, dan aktris senior Christine Hakim juga ikut membintangi film berdurasi 118 menit tersebut. The Gift mengambil latar kota Yogyakarta dan menampilkan keindahan alam di kawasan Kaliurang, serta latar salah satu keajaiban dunia, yaitu Menara Pisa di Italia. Dikutip dari film yang naskahnya ditulis oleh Ifan Ismail ini menceritakan tentang Ayushita yang memerankan karakter Tiana, seorang penulis novel yang menyukai kegelapan untuk menciptakan dunianya sendiri dan enggan berinteraksi dengan dunia luar. Sementara Reza memerankan tokoh Harun, seorang tuna netra yang hidup dalam kegelapan, dan memiliki sifat yang sangat tertutup dan waktu, Tiana memprotes Harun, pemilik kontrakannya, karena merasa terusik oleh suara musik yang terlalu keras. Belakangan, Tiana baru menyadari jika ternyata Harun adalah seorang tuna netra. Seiring berjalannya waktu, Harun yang keras kepala dan satir akhirnya membuka diri. Kedekatan mereka berujung pada dengan perasaan cinta pada satu sama lain. Tiana menceritakan kisah masa kecilnya yang tak begitu bahagia dan pada Harun. Begitupun sebaliknya, Harun menceritakan alasan ia menutup diri dan apa yang menyebabkan ia tak dapat melihat lagi. Saat Tiana fokus menulis buku terbarunya, Harun tengah bekerja keras menyiapkan pahatan patung wajah Tiana. Harun juga menyiapkan hadiah lainnya untuk ulang tahun Tiana, yaitu kunci pintu yang membatasi kamar Tiana dengan rumah utama yang Harun tinggali. Dokter Arie Dion, teman kecil Tiana muncul di hari ulang tahun Tiana dan memberikan kabar terbaru mengenai ayah Tiana yang sudah lama hilang. Saat itu, Arie juga melamar Tiana dan tak sengaja terdengar oleh Harun, yang saat itu mulai mencintai Tiana. Kejadian tak terduga yang terjadi pada mereka mengantarkan mereka pada perjalanan akan pengorbanan dan keterbatasan manusia. Dikutip dari Antara, Ayushita mengaku sempat terbawa karakter yang dimainkannya dalam film "The Gift", menjadi seorang yang memiliki kepribadian tertutup atau introver."Sempet jadi lumayan introver gara-gara mesti seperti Tiana," ujar Ayushita kepada Antaranews usai Gala Premier film "The Gift," Sabtu malam 19/5/2018.Untuk dapat mendalami karakter Tiana, dan mempelajari psikologis lakon yang diperankannya itu, Ayushita bahkan berdiam diri dalam sebuah ruangan gelap sendirian sambil menutup matanya."Beberapa kali kayak gitu untuk menemukan yang disukai Tiana. Dia nyaman sekali dalam kegelapan, jadi aku mencari apa sih yang ada dibenaknya Tiana, kenapa dia bisa sampai seperti itu," kata Ayushita."The Gift," yang sudah diputar dalam Jogja Film Festival dan Plaza Indonesia Film Festival, akan tayang serentak di bioskop pada 31 Mei mendatang. - Film Penulis Yandri Daniel DamaledoEditor Yandri Daniel Damaledo
Bhinneka With a huge monthly visitor count of 5,950,000, Bhinneka is another giant when it comes to the top 10 e-commerce sites of Indonesia. The website is best known for being home to some of the latest gadgets and tools across genres of utility, entertainment, and education. In short, when looking for gadgets online in Indonesia, Bhinneka
Tiana Ayushita seorang penulis novel memilih untuk tinggal di rumah kontrakan di Yogyakarta yang dimiliki oleh Harun Reza Rahadian. Suatu malam Tiana yang sedang menulis dan berusaha untuk tidur, terusik oleh suara kencang dari musik yang diputar oleh Harun. Keesokan harinya, Harun yang merasa bersalah, mengajak makan pagi Tiana. Tiana baru sadar kalau Harun adalah seorang tuna netra yang memilih menutup diri dari dunia luar dan hidup dalam kesendirian. Seiring berjalanannya waktu, Harun yang keras kepala dan satir akhirnya mulai membuka diri kepada Tiana dan timbulah perasaan saling cinta diantara mereka. Hanung Bramantyo yang dikritik habis karena film Benyamin Biang Kerok 2018 gagal dipasaran dan kualitasnya sangat kurang, yang bahkan di IMDb mendapatkan nilai dari 170 votes, kembali menunjukan kepiawaiannya dalam menggarap suatu film seperti yang dia tunjukan pada film Jomblo, Get Married dan Catatan Akhir Sekolah. Hanung memang lebih cakap dalam menggarap film-film yang sederhana, tapi agak kesulitan dalam menggarap film-film besar. Bisa jadi Hanung kali ini diberikan keleluasaan dalam meramu segala unsur artistik tanpa ada campur tangan pihak-pihak lain. The Gift banyak memberikan gambar-gambar memanjakan mata yang dipenuhi oleh metafora yang cerdas mengenai arti dari kesendirian, kegelapan dan tentunya arti dari “the gift” itu sendiri. Hanung juga sangat baik dalam menampilkan banyak shot yang subtil nan sederhana namun sangat kuat dari segi artistik dan feel. Reza Rahadian kembali membuktikan dia adalah aktor terbaik Indonesia, pada Benyamin Biang Kerok pun dia masih memberikan akting yang baik, walau naskahnya membuat karakter yang dia perankan sungguh menjengkelkan. Reza mampu memberikan emosi yang kuat dalam berbagai adegan mulai dari perasaan cintanya kepada Tiana sampai rasa frustasinya atas keadaan fisiknya itu. Ayushita yang namanya mulai terangkat di film Bukan Bintang Biasa, akhir-akhir ini pintar dalam memilih peran. Perannya di Kartini, Berangkat dan Satu Hari Nanti patut diacungi jempol. Begitu juga di film The Gift ini, dia mampu memerankan seseorang yang memiliki masa lalu yang kelam sehingga mempengaruhi jalan hidupnya dan bagaimana dia dalam mengenal orang lain. Christine Hakim aktris gaek yang berperan sebagai pekerja sosial yang mengasuh Tiana sejak kecil, turut memberikan penampilan terbaiknya, walau dengan durasi yang terbatas itu. Musik pengiringnya yang diaransemen oleh Charlie Meliala membuat suasana getir, romantis maupun suasana menyenangkan menjadi semakin ketara. Musiknya tidak memanipulasi penonton untuk membangun suasana seperti film-film horor kebanyakan atau film-film romantis kacangan lainnya. Akhir film yang cukup mengejutkan, tapi sayangnya cukup terburu-buru dan kurang kuat dalam menggugah perasaan penonton. Ditambah endingnya tidak sesuai dengan fakta medis yang ada. Final Verdict Hanung Bramantyo kembali memberikan sentuhan terbaiknya, namun sayang endingnya kurang memuaskan dan dengan unsur medis yang tidak sesuai dengan kenyataan. Review The Gift 2018 - Cerita Cinta Reza Rahadian Penyandang Tunanetra dengan Seorang Penulis Novel

Membersonly gifts. Points on every purchase. XPLR Passℱ is your route to rewards (and so much more). Join Now Learn More Our iconic duffel—built to take you anywhere. Road trips or layovers. Campgrounds or summits. The Base Camp Duffel does it all. Shop All Duffels

The Gift Season 1PERHATIAN!Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini. Bagaimana jika ternyata hidup yang dijalani saat ini berjalan di atas sebuah misteri masa lalu? Bagaimana jika misteri itu perlahan mulai menampakkan wujudnya melalui cara-cara tidak biasa, cara-cara yang sulit dinalar oleh logika? Apakah Anda akan mengikutinya atau membiarkannya? Kebingungan seperti itu yang ditawarkan serial Turki original Netflix The Gift Season 1. Anda akan diajak mengikuti perjalanan seorang Atiye yang menegangkan dan penuh teka-teki. Tayang sebanyak 8 episode, serial ini tidak terlalu banyak memakan waktu. Tertarik untuk mulai menontonnya? Lebih baik intip sedikit cerita serial tersebut melalui sinopsis dan ulasan berikut ini. Simak yuk! Sinopsis Atiye Beren Saat adalah seorang pelukis muda dan terkenal asal Istanbul. Wanita tersebut menghasilkan banyak uang melalui menjual lukisan-lukisannya yang sebagian besar menampilkan simbol-simbol aneh. Atiye menjualnya di pameran-pameran seni bersama rekannya bernama Ozan Metin AkdĂŒlger. Suatu hari Erhan Mehmet GĂŒnsĂŒr yang merupakan seorang arkeolog membuat hidup Atiye berubah di luar kendali. Semua bermula ketika Erhan menemukan sebuah simbol yang terletak jauh di dalam jantung jaringan gua kuno. Simbol tersebut cocok dengan salah satu lukisan Atiye bahkan sama persis. Sebelumnya, ketika Atiye dan Ozan sedang mempersiapkan pameran, Cansu melihat ke arah cermin dan di sana dia mendapati seorang wanita asing berada di seberang jalan sedang menatapnya. Kembali ke simbol yang ditemukan Erhan, Atiye mengetahui informasi tersebut melalui berita terbaru di rumahnya. Atiye lantas segara mencari tahu yang sebenarnya terjadi. Wanita itu langsung menuju ke area gua di Gobekli Tepe. Namun, dia berhenti di tengah jalan untuk dan membawa seorang gadis dengan simbol di dahinya. Sementara itu, Erhan yang masih berada di lokasi berjalan ke arah yang lebih dalam. Di sisi lain, rekannya bernama Celal tiba-tiba berhenti sebab mendengar seseorang menyanyikan sebuah lagu. Selanjutnya kedua orang tersebut menemukan sebuah bagian yang seolah ditutup menggunakan lilin lebah. Mereka tidak membukanya. Atiye yang sudah sampai di lokasi segera menemui Erhan dan menyampaikan mengenai simbol yang dia lukis. Atiye melanjutkan bahwa dia merasa terhubung dengan “mereka” tapi Erhan tidak begitu menganggapnya serius dan memilih pergi. Cerita The Gift Season 1 berlanjut ketika gadis dengan simbol di dahi mengetuk pintu dan meminta bantuan Atiye untuk pergi ke lokasi penggalian. Ketika itu waktu sudah menunjukkan tengah malam. Atiye mengikutinya sampai Erhan mengetahui hal tersebut dan segera menariknya ke luar. Atiye menceritakan gadis yang dia lihat punya simbol bintang di dahinya, tapi orang-orang di sekitar tidak melihatnya, keesokan harinya, Ozan melamar Atiye dan diterima. Namun, sebuah ketukan dari arah pintu mengejutkan mereka. Rupanya itu adalah Erhan yang sekaligus mengabarkan bahwa mereka sudah menemukan gadis aneh yang dimaksud Atiye. Gadis aneh tersebut terlihat sedang menggaruk simbol Atiye kembali untuk mempersiapkan pernikahannya. Sementara itu, Erhan berubah menjadi selebritas baru karena penemuannya tersebut. Atiye kembali menemui Erhan. Keduanya kemudian memilih untuk menemui dan berbicara dengan profesor mengenak simbol tersebut. Menurutnya, salah satu maknanya adalah “Siapa kamu?”. Sayangnya, disuksi dengan sang profesor harus disudahi sebab Atiye harus melakukan fitting terhadap gaun voucher streaming Netflix, Disney+, Prime Video, Viu, dll murah di Lazada Pada malam harinya ketika Atiye dan Cansu pergi makan malam, Atiye mulai mendengar suara yang menakutkan. Suara tersebut mengalihkan perhatiannya dan tiba-tiba mengirimnya ke sebuah ruangan yang di dekatnya terdapat peti mati. Dari dalam, sesosok mayat merangkak ke luar untuk membebaskan diri. Lalu apa yang sebenarnya terjadi pada Atiye? Bagaimana simbol tersebut bisa sama persis? Apa rahasia di baliknya? Serial tentang Kekuatan Supernatural Rp989,000. Add to Bag. View Product. Almond Best Seller Travel Kit (website & ecom) Rp 459,000. Add to Bag. View Product. Online Exclusive Free Gift - L'Occitane Immortelle Overnight Reset Eye serum. The Gift adalah sebuah cerita antara perempuan yang menyukai kegelapan dan laki-laki yang mengurung diri dalam kesendirian. Film ini sepenuhnya mengeksplorasi rasa dari berbagai indera sebelum ikatan romantis itu muncul. Pembahasan di artikel ini The Gift ini film yang manis tapi yang paling saya suka dari film The Gift adalah penokohannya yang kuat dan lain yang saya suka adalah interaksi yang mempengaruhi kecepatan waktu cerita. Sepertinya permainan ini yang menjadi semacam “inti” The visual, film ini enak untuk yang menyebalkan dari film ini adalah “kebetulan” yang keterlaluan. The Gift ini film yang manis tapi pedih. Bikin hati saya nelangsa. Sepanjang film dianugerahi yang manis manis, eh after-taste-nya pahit. Mas Hanung tega nian. Gini caramu supaya filmmu memberi kesan mendalam? Gini? Ngga, Mas, ini saya bukan benci filmnya. Gemes aja. Saya terdiam agak lama setelah layar hitam muncul. “Kenapa film ini selesai woy? Lanjutkan dulu lah. Ya ampun, ini terlalu menyedihkan. Kami menuntut happy ending bagi semua pihak!” gitu. Biasalah, menuntut hal utopis. Seharusnya sejak nonton trailer, saya sudah mengekspektasikan kesedihan. Poin yang paling saya suka dari film The Gift adalah penokohannya yang kuat dan dalam. Setiap tokoh memiliki latar belakang dan alasan yang kuat untuk muncul dalam film. Tidak ada yang hanya tempelan’. Saya menunggu-nunggu kemunculan dan mengawasi setiap tokoh, meskipun itu cuma Lono dan bapak-bapak yang bersih-bersih di rumah Harun. Poin lain yang saya suka adalah interaksi yang mempengaruhi kecepatan waktu cerita. Sepertinya permainan ini yang menjadi semacam “inti” The Gift. Saat Tiana dan Harun berinteraksi, waktu rasanya berjalan dengan lebih lambat. Perlahan semua emosi itu tertuang. Canggung tapi terasa lebih lengkap dan tepat. “Aku tuh merasa nyambung sama kamu,” kalau kata Tiana ke Harun. Rasa yang berbeda muncul saat Tiana bersama Arie. Lebih cepat. Tiba-tiba ada pertemuan, hadiah, janji lama, dan lain-lainnya. Cepat sekali, lalu tiba-tiba sudah di Italia. Tadinya saya mempertanyakan tempo yang tidak konsisten ini. Setelah dipikir-pikir, ini efek interaksi tokoh utamanya. Oh, saya juga menyukai suatu bagian film yang mengaburkan batas antara imajinasi dan realita. Rasanya kesadaran saya ditarik sampai berada di posisi yang setara dengan Tiana. Kesadaran atas hal ini baru saya dapatkan setelah film usai. Aih, cakep. Secara visual, film ini enak untuk ditonton. Sepertinya sudah banyak ulasan lain yang sejalan dengan opini saya. Pergerakan kamera, setting lokasi, wardrobe, make up pula. Secara khusus, saya menyukai penampilan Tiana. Eyeshadownya oke banget. Panutan. Satu-satunya yang menyebalkan dari film ini adalah “kebetulan” yang keterlaluan. “Kebetulan” itu muncul, seakan untuk menyeret cerita The Gift supaya segera selesai. Tidak masalah, tapi—lain waktu—kalau bisa dihindari. Catatan mengandung spoiler Ada satu hal yang masih membuat saya bertanya-tanya. “Ini illegal, Harun,” kata Arie setelah menjelaskan beberapa kenyataan pahit yang perlu diterima Harun—bersamaan dengan hadiah manis. Apanya yang ilegal? Sepertinya semua baik-baik saja. Sumpah ya, tadinya saya pikir Arie membunuh Tiana. Visited 620 times, 1 visits today . 328 377 324 396 30 118 79 56

the gift review indonesia