5/6 adalah pecahan biasa dengan 5 adalah pembilang dan 6 adalah penyebut. 2/8 adalah pecahan biasa dengan 2 adalah pembilang dan 8 adalah penyebut. 2. Pecahan Campuran. Bilangan ini adalah salah satu jenis bilangan pecahan yang mana terdiri dari bagian bulat serta pecahan. Bilangan ini bisa berbentuk c a/b dengan c adalah bilangan bulat, lalu a 3. Apabila menghitung pembagian, ubah jadi perkalian dengan cara membalik angka pecahan biasa yang berada di belakang pembagi (membagi suatu pecahan dengan pecahan lain sama saja dengan mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan pecahan kedua). Contoh Soal Pembagian Pecahan. Merangkum dari Bahas Tuntas 1001 Soal Matematika SD karya Rita Contohnya seperti ini: 2 ¼. 2 x 4 = 8. 8 + 1 = 9. 2 ¼ = 9/4. Setelah menyederhanakan pecahan campuran pada soal pembagian yang lo dapat, langkah selanjutnya adalah melakukan langkah pembagian seperti rumus-rumus sebelumnya. Lo bisa lihat contoh penyelesaiannya pada soal di bawah ini: 3 ½ : 2 ¼. 7/2 : 9/4. Untuk operasi hitung pembagian bisa dilakukan terhadap bilangan bulat maupun pecahan baik pecahan biasa, campuran, persen, dan pecahan desimal. Untuk pembagian pecahan desimal, proses pengerjaannya sama dengan proses pengerjaan pembagian bilangan bulat. Seperti yang kita ketahui, pecahan desimal itu adalah bilangan yang ada tanda koma nya. Pecahan desimal merupakan sebuah pecahan yang memuat tanda koma di penulisan antarangka penyusunannya. Contohnya, 0,5; 3,27; 1,6 dan lain sebagainya. bentuk -bentuk tersebut dapat diperoleh dari hasil pembagian antara pembilang dan penyebut. Pecahan desimal ini pun dapat diubah menjadi pecahan biasa, campuran maupun persen. . 74 285 47 452 276 326 49 174

pembagian pecahan biasa dengan persen