Kelas: IV (Empat) Semester : II (Dua) Standar Kompetensi : 5. Menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat Kompetensi Dasar : 5.3. Mengurangkan bilangan bulat Indikator : - Mengurangkan Dua bilangan positif - Mengurangkan Dua bilangan Negatif - Mengurangkan bilangan positif dan bilangan negatif. 5.
PengenalanBilangan BulatPengertianOperasi HitungContoh SoalPecahanPengertianOperasi HitungContoh SoalBangun DatarPengertianJenis-jenis Bangun DatarContoh SoalPengukuranPengertianJenis-jenis PengukuranContoh SoalOperasi Hitung CampuranPengertianContoh SoalKesimpulanFAQRelated video of Rangkuman Materi Matematika Kelas 4 Semester 2 Pengenalan Di semester 2 kelas 4, pelajaran matematika masih melanjutkan materi yang telah dipelajari di semester 1. Namun, ada juga tambahan materi yang perlu dipahami oleh siswa. Beberapa topik yang akan dipelajari antara lain Bilangan bulat Pecahan Bangun datar Pengukuran Operasi hitung campuran Bilangan Bulat Pengertian Bilangan bulat adalah bilangan yang tidak memiliki koma atau pecahan. Bilangan bulat terdiri dari bilangan positif, bilangan negatif, dan nol. Operasi Hitung Pada bilangan bulat, terdapat beberapa operasi hitung yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Operasi hitung pada bilangan bulat memiliki aturan tersendiri. Contoh Soal Soal Jawaban 3 + -5 -2 -4 x -3 12 15 / -5 -3 Pecahan Pengertian Pecahan adalah pembagian dari suatu bilangan bulat. Pecahan terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang adalah bagian atas pecahan, sedangkan penyebut adalah bagian bawah pecahan. Operasi Hitung Operasi hitung pada pecahan meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Operasi hitung pada pecahan memiliki aturan tersendiri. Contoh Soal Soal Jawaban 3/4 + 1/2 5/4 2/3 β 1/6 1/2 2/5 x 1/2 1/5 3/4 1/3 9/4 Bangun Datar Pengertian Bangun datar adalah bentuk-bentuk geometri yang terdiri dari garis dan titik yang membentuk suatu bentuk tertentu. Jenis-jenis Bangun Datar Segitiga Persegi Persegi Panjang Lingkaran Trapesium Jajar Genjang Belah Ketupat Layang-layang Contoh Soal Luas dan keliling bangun datar dapat dihitung menggunakan rumus-rumus tertentu. Berikut adalah contoh soal untuk menghitung luas dan keliling beberapa bangun datar. Bangun Datar Rumus Luas Rumus Keliling Persegi s x s 4s Persegi Panjang p x l 2p + 2l Lingkaran Ο r2 2Ο r Pengukuran Pengertian Pengukuran adalah proses untuk menentukan besarnya suatu ukuran. Di matematika, pengukuran biasanya menggunakan satuan tertentu seperti sentimeter, meter, atau kilometer. Jenis-jenis Pengukuran Pengukuran Panjang Pengukuran Berat Pengukuran Waktu Contoh Soal Contoh soal pengukuran antara lain menghitung panjang suatu benda dengan menggunakan penggaris atau menghitung berat suatu benda dengan menggunakan timbangan. Operasi Hitung Campuran Pengertian Operasi hitung campuran adalah operasi hitung yang melibatkan bilangan bulat dan pecahan dalam satu soal. Contoh Soal Contoh soal operasi hitung campuran dapat berupa menyelesaikan persamaan matematika yang mengandung bilangan bulat dan pecahan. Kesimpulan Di semester 2 kelas 4, siswa akan mempelajari materi matematika seperti bilangan bulat, pecahan, bangun datar, pengukuran, dan operasi hitung campuran. Setiap topik memiliki aturan dan rumus-rumus tersendiri yang perlu dipahami oleh siswa. Dengan memahami materi matematika, siswa akan lebih mudah dalam menyelesaikan soal-soal matematika yang diberikan. FAQ Q Apa itu bilangan bulat? A Bilangan bulat adalah bilangan yang tidak memiliki koma atau pecahan. Bilangan bulat terdiri dari bilangan positif, bilangan negatif, dan nol. Q Apa itu pecahan? A Pecahan adalah pembagian dari suatu bilangan bulat. Pecahan terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang adalah bagian atas pecahan, sedangkan penyebut adalah bagian bawah pecahan. Q Apa saja jenis-jenis bangun datar? A Jenis-jenis bangun datar antara lain segitiga, persegi, persegi panjang, lingkaran, trapesium, jajar genjang, belah ketupat, dan layang-layang. Related video of Rangkuman Materi Matematika Kelas 4 Semester 2
RPPyang di sajikan mengenai materi Bilangan Bulat dengan Sub Materi Operasi hitung bilangan bulat dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi. Materi ini merupakan materi matematika kelas 7 semester ganjil. Model pembelajaran yang digunakan adalah Discovery Learning dengan metode ekspositori, diskusi dan penugasan. Materi ini juga menggunakan penilaian pengetahuan berupa penilaian tertulis
Γ Standar Kompetensi Menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat. Γ Kompetensi Dasar Mengurutkan bilangan bulat Γ Indikator Menerapkan bilangan bulat negatif dalam kehidupan sehari-hari Membaca dan menuliskan lambang bilangan bulat Menentukan letak bilangan bulat pada garis bilangan Mengenal lawan suatu bilangan Mengurutkan sekelompok bilangan bulat dari terkecil atau terbesar A. Mengenal Bilangan Bulat Kita sudah mempelajari bilangan-bilangan yang dimulai dari nol sampai tak terhingga. Selama ini yang kita pelajari 0 nol adalah bilangan terkecil. Tetapi, tahukan kamu bahwa ada bilangan yang lebih kecil dari 0. 1. Mengenal bilangan bulat positif dan negatif Bilangan-bilangan 0, 1, 2, 3, 4, 5, β¦ disebut bilangan cacah, sedangkan 1, 2, 3, 4, 5, β¦ disebut bilangan asli. Jadi, bilangan cacah adalah gabungan dari bilangan nol dan bilangan asli. Adakah lawan bilangan asli? Bagaimana melambangkannya? Bilangan nol, bilangan asli, dan lawan bilangan asli disebut bilangan bulat. Perhatikan garis bilangan bulat di bawah ini. 2. Membaca dan menulis lambang bilangan bulat Setelah mengenal bilangan bulat positif maupun bilangan bulat negatif, bagaimana cara membaca dan menuliskan bilanganbilangan tersebut? Mari kita pelajari. Bilangan asli atau bilangan bulat positif sudah sudah sangat kita kenal, sedangkan untuk bilangan negatif cara membacanya diawali dengan kata negatif di depan bilangan. Contoh 10 dibaca sepuluh β10 dibaca negatif sepuluh negatif sembilan puluh sembilan dituliskan β99 seratus lima dituliskan 105 3. Penggunaan bilangan bulat negatif Mengapa harus ada bilangan negatif? Pernahkah kamu mendengar kalimat-kalimat seperti di bawah ini? a. Suhu di daerah kutub dapat mencapai lima belas derajat di bawah nol. b. Daerah itu rawan banjir karena ketinggiannya lima sentimeter di bawah permukaan air laut. Nah kawan, bagaimana menuliskan bilangan lima belas derajat di bawah nol? Bagaimana pula menuliskan bilangan lima sentimeter di bawah permukaan air laut? Bilangan-bilangan tersebut dapat kita tuliskan dengan menggunakan bilangan bulat negatif. Lima belas di bawah nol dapat dituliskan β15. Lima di bawah permukaan dapat dituliskan β5. Jadi, dua kalimat di atas dapat dituliskan sebagai berikut. a. Suhu di daerah kutub dapat mencapai β15 derajat. b. Daerah itu rawan banjir karena ketinggiannya β5 cm. Itulah beberapa contoh penggunaan bilangan bulat. Dapatkah kamu menyebutkan contoh penggunaan bilangan bulat negatif yang lain? 4. Membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat Telah kita pelajari di depan bahwa bilangan negatif lebih kecil dari nol. Mari kita perhatikan garis bilangan berikut ini. Semakin ke kiri nilai bilangan semakin kecil. Sebaliknya, semakin ke kanan nilai bilangan semakin besar. Sekarang, mari kita lengkapi perbandingan bilangan bulat di bawah ini dengan memberi tanda lebih besar > atau lebih kecil 0 e. β125 . . . . β152 b. 0 . . . . β1 f. 101 . . . . 110 c. β6 . . . . β2 g. 250 . . . . β250 d. 25 . . . . β25 h. β521 . . . . 125 Nah kawan, dengan membandingkan dua bilangan bulat, kamu dapat mengurutkan bilangan-bilangan bulat dari yang terkecil maupun dari yang terbesar. Untuk membantu mengurutkan bilangan-bilangan bulat, dapat kita gunakan garis bilangan . Contoh Urutkan bilangan-bilangan berikut ini. β5, 10, β25, 20, β10, 0, 30 Jawab Masing-masing bilangan tersebut dapat dituliskan pada garis bilangan di bawah ini. Urutan bilangan dari yang terkecil adalah β25, β10, β5, 0, 10, 20, 30 Urutan bilangan dari yang terbesar adalah 30, 20, 10, 0, β5, β10, β25
. 386 264 48 437 294 147 98 247