20Jan @ Resensi. Ulasan Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Identitas : Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Judul : Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Penulis : HAMKA. Penerbit : Bulan Bintang. Kota tempat terbit : Jalan Kramat Kwitang, Jakarta. Tahun terbit : Cetakan ke-23, September 1999. Tebal halaman : 224 halaman termasuk juga
Tajuk Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Novel ini ditulis oleh HAMKA dan diterbitkan pada tahun 1938. Kisah cinta Hayati dan Zainuddin yang terhalang oleh adat minangkabau yang melihat harta kekayaan dan keturunan keluarga sebagai yang pertama dan tertinggi. Karya ini menjadi fenomena.
Karakter(Analisis Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck) Skripsi ini menganalisis pemikiran Hamka tentang Pendidikan Karakter dalam novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Dalam penulisan ini, penulis mengunakan pendekatan Analysis Content (isi), sehingga hasil penelitiannya tidak berupa angka-angka melainkan berupa interpretasi dan kata-kataTetapinasib malang menimpa Hayati, dalam perjalanan pulang ke Batipun itu, kapal Van Der Wijck yang ditumpanginya tenggelam. Hayati meninggal dunia di rumah sakit di Cirebon. Di saat-saat akhir hayatnya, Hayati masih sempat mendengar dan melihat bahwa sebenarnya Zainudin masih sangat mencintainya, namun semua itu sudah terlambat.
fANALISISNOVEL : A. Alur Dalam roman Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka menggunakan alur maju mundur, karena menceritakan hal-hal yang sudah lampau atau masa lalu dan kembali lagi membahas hal yang nyata atau kembali ke cerita baru dan berlanjut. Ada lima tingkatan alur yakni : 1. Penyituasian. 333 427 38 498 264 162 229 72